Rabu, 07 Mei 2014

Perubahan Zaman


Perubahan Zaman
Perubahan terjadi setiap tahun, setiap hari, bahkan setiap detil. Bukan hanya itu, perubahan terjadi semakin cepat dari waktu ke waktu. Cara menghasilkan uang pada tahun 2014 tentu berbeda dengan cara menghasilkan uang pada tahun 1990. Berikut ini urutan perubahan era yang terjadi di dunia:

1.      Era Agraris
Sebelum tahun 1492 manusia hidup dalam suatu Era Agraris. Dalam era agraris orang yang paling kaya adalah orang yang memiliki banyak peternakan dan perkebunan. Dalam era ini manusia sepenuhnya bergantung pada sumber daya alam. Letak geografis sangat mempengaruhi kehidupan manusia pada masa itu. Dalam era ini orang yang sangat kaya adalah orang yang memiliki banyak lembu, sapi, dan tanah yang luas.

Dalam era agraris manusia dibagi menjadi 3 kasta antara lain:
·         Kasta kaya, merupakan golongan atau keturunan bangsawan dan raja
·         Kasta menengah, merupakan golongan pedagang
·         Kasta miskin, merupakan golongan petani dan nelayan

Bagi mereka yang  dilahirkan dalam keluarga Kasta Miskin, maka seumur hidup mereka akan menjadi golongan Kasta Miskin kecuali menikah dengan Kasta Kaya. Minimalnya informasi dan ketiadaan teknologi membuat orang-orang dalam kasta miskin tidak dapat naik kasta menjadi kasta kaya.

1.      Era Industri
Tahun 1492 saat pertama kali mesin uap ditemukan merupakan awal dari revolusi industri. Cara menghasilkan kekayaan dalam era industri berbeda dengan cara menghasilkan kekayaan dalam era agraris. Dalam era industri, orang yang paling kaya adalah orang yang memiliki pendidikan tinggi. Modal yang besar menjadi penentu utama kesuksesan seseorang dalam memulai bisnis. Sekolah dengan baik, kuliah di universitas terbaik, raih nilai tertinggi, bekerjalah diperusahaan yang bagus, bekerjalah dengan baik agar mendapat kenaikan gaji, dan menikmati uang pensiun. Itulah cara pandang orang-orang yang hidup pada era industri.

Dalam era industri IQ adalah penentu utama keberhasilan seseorang. Jika anak mendapatkan nilai A untuk pelajaran matematika (terkait IQ) dan mendapatkan nilai D untuk pelajaran kesenian (terkait EQ), maka anak tersebut dinilai sebagai anak yang pintar. Sebaliknya jika seorang anak mendapat nilai A untuk pelajaran kesenian dan mendapat nilai D untuk pelajaran matematika, maka anak tersebut dinilai sebagai anak yang bodoh

Berbeda dengan era sebelumnya, dalam era industri orang-orang yang merupakan kasta miskin dapat naik menjadi kasta kaya, hanya saja memerlukan waktu cukup lama. Hal ini terjadi karena era industri juga merupakan era verikalisme (dari bawah naik ke atas), dimana orang yang berada di kasta bawah sulit untuk merangkak naik (vertikal). Coba anda pikirkan, dalam era industri orang yang kaya (bukan dari warisan) adalah orang-orang yang berusia 50-60 tahun. tentu kita tidak ingin menjadi kaya pada usia 50-60 tahun, bukan? Sekarang juga anda lihat kalender kita tidak ingin menjadi kaya pada usia 50-60 tahun, bukan? Sekarang juga anda lihat kalender yang anda miliki, jika tahun dalam kalender tersebut diatas tahun 1989, maka anda tidak perlu lagi menunggu usia 50-60 tahun untuk menjadi kaya.

2.      Era Informasi
Runtuhnya tembok berlin. Di jarman tahun 1989 menjadi tanda berakhirnya era industri dan awal dari era informasi. Dalam era informasi, pendidikan yang tinggi bukanlah satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan. Orang yang paling sukses dan kaya dalam era ini adalah orang yang bisa mengakses paling banyak informasi, Internet merupakan media yang paling populer dalam memberikan akses informasi tanpa batas diseluruh dunia. Dalam era ini banyak bermunculan miliarder muda dari bisnis internet. Dengan internet mereka bisa memulai bisn is tanpa memerlukan gelar akademis dan modal. 

Banyak yang tidak sadar dan tidak siap dengan perubahan era ini. Mereka masih berpikir dan bertindak dengan pola yang sudah tidak berlaku di era informasi. Mereka berpikir bahwa pendidikan tertinggi adalah hal terpenting yang harus dikejar. Seorang ibu masih senang memuji anak tetangga yang mendapatkan nilai A pada pelajaran matematika, sementara anaknya mendapat nilai A untuk pelajaran kesenian. Jika anda termasuk golongan ibu seperti itu, bertobatlah karena era industri sudah berakhir.
Apakah anda masih ingin mengenai 3 kasta yang ada di era agraris dan era industri? Dalam era informasi orang-orang yang merupakan kasta miskin, dapat menjadi kasta kaya dalam waktu yang sangat singkat, kenapa hal ini bisa terjadi? Hal ini terjadi karena proses penyebaran informasi yang begitu cepat seiring perkembangan teknologi dan internet. Dengan adanya internet, pemilik FACEBOOK bernama Mark Zuckerberg (26 tahun) yang merupakan mahasiwa drop out, telah menjadi orang paling kaya termuda di dunia dengan kekayaan lebih dari Rp.10 Triliun. Hal ini hanya terjadi di era onformasi, karena era informasi merupakan era horizontalisme (sama rata). Di era horizontalisme, setiap kasta memiliki kesempatan yang sama (horizontal) untuk kesuksesan.

3.      Era Konseptual
Perubahan dari satu era ke era yang lain membutuhkan waktu yang makin lama makin cepat. Jika diperhatikan, perubahan dari era agraris menuju era industri menuju era informasi menjadi lebih singkat. Waktu yang dibutuhkan dari perubahan era informasi ke era konseptual menjadi lebih cepat lagi. Saat ini kita telah memasuki era konseptual. Siapa yang tidak bisa mengikuti kecepatan perubahan itu akan menjadi orang gagal.
Di era konseptual, orang-orang yang berhasil adalah orang yang  memiliki konsep yang unik, bahkan kadang agak "aneh". Mereka adalah orang yang menggunakan otak kanan. Otak kanan adalah bagian otak yang bertanggung jawab terhadap kreativitas dan imajinasi kita. Otak kanan suka dengan hal-hal yang baru. Berbeda dengan otak kiri yang berperan di era industri yang suka dengan keteraturan, segala sesuatu yang pasti dan hal-hal yang monoton. #SecretAgentRahasia.