Perubahan Zaman
Perubahan
terjadi setiap tahun, setiap hari, bahkan setiap detil. Bukan hanya itu,
perubahan terjadi semakin cepat dari waktu ke waktu. Cara menghasilkan uang
pada tahun 2014 tentu berbeda dengan cara menghasilkan uang pada tahun 1990.
Berikut ini urutan perubahan era yang terjadi di dunia:
1.
Era Agraris
Sebelum
tahun 1492 manusia hidup dalam suatu Era Agraris. Dalam era agraris orang yang
paling kaya adalah orang yang memiliki banyak peternakan dan perkebunan. Dalam
era ini manusia sepenuhnya bergantung pada sumber daya alam. Letak geografis
sangat mempengaruhi kehidupan manusia pada masa itu. Dalam era ini orang yang
sangat kaya adalah orang yang memiliki banyak lembu, sapi, dan tanah yang luas.
Dalam
era agraris manusia dibagi menjadi 3 kasta antara lain:
·
Kasta
kaya, merupakan golongan atau keturunan bangsawan dan raja
·
Kasta
menengah, merupakan golongan pedagang
·
Kasta
miskin, merupakan golongan petani dan nelayan
Bagi mereka yang dilahirkan dalam keluarga Kasta Miskin, maka
seumur hidup mereka akan menjadi golongan Kasta Miskin kecuali menikah dengan
Kasta Kaya. Minimalnya informasi dan ketiadaan teknologi membuat orang-orang
dalam kasta miskin tidak dapat naik kasta menjadi kasta kaya.
1.
Era Industri
Tahun 1492 saat pertama kali
mesin uap ditemukan merupakan awal dari revolusi industri. Cara menghasilkan
kekayaan dalam era industri berbeda dengan cara menghasilkan kekayaan dalam era
agraris. Dalam era industri, orang yang paling kaya adalah orang yang memiliki
pendidikan tinggi. Modal yang besar menjadi penentu utama kesuksesan seseorang
dalam memulai bisnis. Sekolah dengan baik, kuliah di universitas terbaik, raih
nilai tertinggi, bekerjalah diperusahaan yang bagus, bekerjalah dengan baik
agar mendapat kenaikan gaji, dan menikmati uang pensiun. Itulah cara pandang
orang-orang yang hidup pada era industri.
Dalam era industri IQ adalah
penentu utama keberhasilan seseorang. Jika anak mendapatkan nilai A untuk
pelajaran matematika (terkait IQ) dan mendapatkan nilai D untuk pelajaran
kesenian (terkait EQ), maka anak tersebut dinilai sebagai anak yang pintar.
Sebaliknya jika seorang anak mendapat nilai A untuk pelajaran kesenian dan
mendapat nilai D untuk pelajaran matematika, maka anak tersebut dinilai sebagai
anak yang bodoh
Berbeda dengan era sebelumnya,
dalam era industri orang-orang yang merupakan kasta miskin dapat naik menjadi
kasta kaya, hanya saja memerlukan waktu cukup lama. Hal ini terjadi karena era
industri juga merupakan era verikalisme (dari bawah naik ke atas), dimana orang
yang berada di kasta bawah sulit untuk merangkak naik (vertikal). Coba anda
pikirkan, dalam era industri orang yang kaya (bukan dari warisan) adalah
orang-orang yang berusia 50-60 tahun. tentu kita tidak ingin menjadi kaya pada
usia 50-60 tahun, bukan? Sekarang juga anda lihat kalender kita tidak ingin
menjadi kaya pada usia 50-60 tahun, bukan? Sekarang juga anda lihat kalender
yang anda miliki, jika tahun dalam kalender tersebut diatas tahun 1989, maka
anda tidak perlu lagi menunggu usia 50-60 tahun untuk menjadi kaya.
2.
Era Informasi
Runtuhnya tembok berlin. Di jarman
tahun 1989 menjadi tanda berakhirnya era industri dan awal dari era informasi.
Dalam era informasi, pendidikan yang tinggi bukanlah satu-satunya jalan untuk
meraih kesuksesan. Orang yang paling sukses dan kaya dalam era ini adalah orang
yang bisa mengakses paling banyak informasi, Internet merupakan media yang
paling populer dalam memberikan akses informasi tanpa batas diseluruh dunia.
Dalam era ini banyak bermunculan miliarder muda dari bisnis internet. Dengan
internet mereka bisa memulai bisn is tanpa memerlukan gelar akademis dan modal.
Banyak yang tidak sadar dan tidak
siap dengan perubahan era ini. Mereka masih berpikir dan bertindak dengan pola
yang sudah tidak berlaku di era informasi. Mereka berpikir bahwa pendidikan
tertinggi adalah hal terpenting yang harus dikejar. Seorang ibu masih senang
memuji anak tetangga yang mendapatkan nilai A pada pelajaran matematika, sementara
anaknya mendapat nilai A untuk pelajaran kesenian. Jika anda termasuk golongan
ibu seperti itu, bertobatlah karena era industri sudah berakhir.
Apakah
anda masih ingin mengenai 3 kasta yang ada di era agraris dan era industri?
Dalam era informasi orang-orang yang merupakan kasta miskin, dapat menjadi
kasta kaya dalam waktu yang sangat singkat, kenapa hal ini bisa terjadi? Hal
ini terjadi karena proses penyebaran informasi yang begitu cepat seiring
perkembangan teknologi dan internet. Dengan adanya internet, pemilik FACEBOOK
bernama Mark Zuckerberg (26 tahun) yang merupakan mahasiwa drop out, telah menjadi orang paling kaya termuda di dunia dengan
kekayaan lebih dari Rp.10 Triliun. Hal ini hanya terjadi di era onformasi,
karena era informasi merupakan era horizontalisme (sama rata). Di era
horizontalisme, setiap kasta memiliki kesempatan yang sama (horizontal) untuk
kesuksesan.
3. Era
Konseptual
Perubahan
dari satu era ke era yang lain membutuhkan waktu yang makin lama makin cepat.
Jika diperhatikan, perubahan dari era agraris menuju era industri menuju era
informasi menjadi lebih singkat. Waktu yang dibutuhkan dari perubahan era
informasi ke era konseptual menjadi lebih cepat lagi. Saat ini kita telah
memasuki era konseptual. Siapa yang tidak bisa mengikuti kecepatan perubahan
itu akan menjadi orang gagal.
Di
era konseptual, orang-orang yang berhasil adalah orang yang memiliki konsep yang unik, bahkan kadang agak
"aneh". Mereka adalah orang yang menggunakan otak kanan. Otak kanan adalah bagian
otak yang bertanggung jawab terhadap kreativitas dan imajinasi kita. Otak kanan
suka dengan hal-hal yang baru. Berbeda dengan otak kiri yang berperan di era
industri yang suka dengan keteraturan, segala sesuatu yang pasti dan hal-hal
yang monoton. #SecretAgentRahasia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar